KIDUL.ID – Pasar tradisional di Kabupaten Gunungkidul hingga kini tetap menjadi urat nadi perekonomian masyarakat sekaligus ruang interaksi sosial budaya. Aktivitas jual beli di pasar-pasar ini memiliki keunikan tersendiri karena berpatokan pada penanggalan Jawa atau siklus Pancawara—sistem lima hari pasaran yang terdiri dari Kliwon, Legi, Pahing, Pon, dan Wage.
Dalam tradisi masyarakat Jawa, penetapan hari pasaran bermula dari kesepakatan turun-temurun antarpedagang dan pembeli agar perputaran komoditas di setiap wilayah berlangsung teratur. Seiring bertambahnya populasi dan kebutuhan harian, beberapa pasar besar kini beroperasi setiap hari. Namun, puncak keramaian transaksi tetap terjadi saat hari pasaran utamanya tiba.
Pembagian Wilayah Kemantren Pasar di Gunungkidul
Pengelolaan pasar tradisional milik pemerintah daerah (Pasar Negeri) di Gunungkidul dinaungi oleh Dinas Perdagangan/Pengelolaan Pasar yang terbagi ke dalam 9 Kemantren Pasar (Koordinator Wilayah Pasar).
Berikut adalah jadwal hari pasaran pasar tradisional di seluruh wilayah Gunungkidul:
1. Kemantren Pasar Wonosari
Kawasan pusat pemerintahan dan perdagangan utama Kabupaten Gunungkidul:
- Pasar Argosari (Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari): Pon / Harian (Pasar induk terbesar di Gunungkidul)
- Pasar Kepek (Kalurahan Kepek, Kapanewon Wonosari): Harian
- Pasar Karangtengah (Kalurahan Karangtengah, Kapanewon Wonosari): Kliwon
2. Kemantren Pasar Semanu – Karangmojo
Mencakup sentra perdagangan hasil bumi dan peternakan di sisi timur-tengah:
- Pasar Umum Munggi (Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu): Kliwon / Harian
- Pasar Hewan Munggi (Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu): Kliwon
- Pasar Ngenep (Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu): Wage
- Pasar Tengeran (Kalurahan Karangmojo, Kapanewon Karangmojo): Pahing
- Pasar Wonontoro (Kalurahan Gedangan, Kapanewon Karangmojo): Wage
- Pasar Wiladeg (Kalurahan Wiladeg, Kapanewon Karangmojo): Legi
- Pasar Bejiharjo (Kalurahan Bejiharjo, Kapanewon Karangmojo): Wage
3. Kemantren Pasar Playen
Pusat distribusi komoditas dan peternakan di pintu barat Gunungkidul:
- Pasar Playen (Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen): Harian
- Pasar Hewan Playen (Kalurahan Ngawu, Kapanewon Playen): Pon
- Pasar Hewan Siyono (Kalurahan Siyonoharjo, Kapanewon Playen): Wage
4. Kemantren Pasar Rongkop
Melayani wilayah perbatasan tenggara hingga pesisir Girisubo:
- Pasar Baran (Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop): Pon, Wage, Legi
- Pasar Hewan Pakel (Kalurahan Semugih, Kapanewon Rongkop): Pon
- Pasar Ngrancah (Kalurahan Jerukwudel, Kapanewon Girisubo): Kliwon, Pahing
- Pasar Jepitu (Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo): Pon
- Pasar Hewan Jepitu (Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo): Pon
5. Kemantren Pasar Semin – Ngawen
Sentra pasar wilayah utara yang berbatasan dengan Klaten dan Sukoharjo:
- Pasar Semin (Kalurahan Semin, Kapanewon Semin): Pon / Harian
- Pasar Ngawen (Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen): Legi, Pon, Wage
- Pasar Sambeng (Kalurahan Sambeng, Kapanewon Ngawen): Pahing
- Pasar Hewan Pundungsari (Kalurahan Pundungsari, Kapanewon Semin): Pon, Kliwon
6. Kemantren Pasar Ponjong
Wilayah perbukitan timur yang menghubungkan jalur distribusi agraris:
- Pasar Karangijo (Kalurahan Ponjong, Kapanewon Ponjong): Legi, Pon
- Pasar Bedoyo (Kalurahan Bedoyo, Kapanewon Ponjong): Pahing
- Pasar Jimbaran (Kalurahan Tambakromo, Kapanewon Ponjong): Wage
7. Kemantren Pasar Paliyan – Panggang – Saptosari
Wilayah selatan barat daya yang menghubungkan kawasan pertanian dan pesisir:
- Pasar Trowono (Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan): Kliwon
- Pasar Hewan Trowono (Kalurahan Karangasem, Kapanewon Paliyan): Kliwon
- Pasar Dondong (Kalurahan Jetis, Kapanewon Saptosari): Pon
- Pasar Legundi (Kalurahan Girimulyo, Kapanewon Panggang): Wage
- Pasar Klampok (Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Purwosari): Legi
8. Kemantren Pasar Nglipar – Gedangsari
Kawasan utara perbukitan yang kaya akan hasil pertanian lokal:
- Pasar Nglipar (Kalurahan Nglipar, Kapanewon Nglipar): Kliwon, Pon
- Pasar Wotgalih (Kalurahan Pilangrejo, Kapanewon Nglipar): Kliwon, Pahing
- Pasar Ngalang (Kalurahan Ngalang, Kapanewon Gedangsari): Wage
- Pasar Gedangan (Kalurahan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari): Pon, Kliwon
9. Kemantren Pasar Tepus – Tanjungsari
Kawasan jalur wisata pantai dan pusat komoditas pangan lokal selatan:
- Pasar Tepus (Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus): Wage
- Pasar Ngeplang (Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus): Wage
- Pasar Mentel (Kalurahan Hargosari, Kapanewon Tanjungsari): Pon
Makna Sosial dan Ekonomi Hari Pasaran
Keberadaan hari pasaran di Gunungkidul membuktikan bahwa kearifan lokal tetap adaptif di era modern. Sistem rotasi lima harian ini memberikan waktu bagi petani, peternak, serta pedagang keliling untuk mengumpulkan hasil panen sebelum menjualnya ke pasar utama. Selain itu, perputaran jadwal antarpasar di wilayah tetangga mencegah terjadinya penumpukan stok barang dan menjaga stabilitas harga komoditas pokok di tingkat masyarakat desa.
Rujukan & Referensi Data
- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul. Data Sebaran Pasar Tradisional & Kemantren Pasar Kabupaten Gunungkidul.
- Sistem Informasi Cagar Budaya DIY (Jogjacagar). Inventarisasi Sejarah dan Bangunan Pasar Tradisional Gunungkidul.











