GUNUNGKIDUL, KIDUL.ID — Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melakukan monitoring langsung proyek revitalisasi Sindon Semanu dan Luweng Ngreneng, termasuk Dam Bribin II di Ngalangombo, Kalurahan Dadapayu, Kapanewon Semanu, pada Selasa (13/10/2026). Peninjauan tersebut bertujuan mengevaluasi potensi sumber daya air bawah tanah sebagai upaya strategis mengatasi kekeringan yang masih mengancam sejumlah wilayah di Gunungkidul.
Di Luweng Ngreneng, Bupati Endah mengungkapkan bahwa kawasan tersebut menyimpan potensi air bawah tanah dengan debit besar dan kualitas air yang jernih. Potensi ini dinilai layak dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, asalkan didukung kajian teknis mendalam serta perencanaan anggaran yang memadai. Pemerintah Kabupaten bersama PDAM akan mengkaji lebih lanjut kemungkinan pemanfaatan sumber air tersebut, termasuk penghitungan ulang Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar pengembangan infrastruktur berjalan efisien dan ekonomis.
Optimasi sumber air Luweng Ngreneng tidak hanya bermanfaat untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berpotensi mendukung sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan di sekitarnya. Hal ini sekaligus membuka peluang kerja sama antardaerah dalam pemenuhan kebutuhan air. Infrastruktur air terus dikembangkan melalui optimalisasi fasilitas existing dan eksplorasi sumber baru, di mana pemasangan peralatan bantuan kementerian telah beroperasi melayani sekitar 1.500 pelanggan baru, sementara pengadaan pompa tambahan via anggaran daerah masih dalam proses.
Penanganan kekeringan tetap menjadi prioritas utama meski pelayanan air di wilayah perkotaan dilaporkan relatif aman. Pemerintah daerah terus mencari sumber air alternatif untuk kawasan yang masih kesulitan, seperti Panggang dan Purwosari. Pengembangan sumber air baru harus disertai kajian teknis ketat, perhitungan kebutuhan masyarakat, dan kesiapan jaringan distribusi agar pemanfaatannya optimal dan berkelanjutan. Perbaikan fasilitas rusak akibat siklon juga direncanakan untuk memulihkan layanan bagi sekitar 2.000 pelanggan terdampak.
Melalui monitoring revitalisasi Sindon Semanu, Luweng Ngreneng, dan Dam Bribin II, pemerintah daerah berharap dapat mengidentifikasi solusi jangka panjang guna memperkuat ketahanan air Gunungkidul. Upaya ini menjadi bagian integral mengurangi dampak kekeringan sekaligus mendukung kebutuhan air bersih masyarakat serta keberlangsungan sektor produktif di seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul.











