GUNUNGKIDUL, KIDUL.ID — Keisya, atlet catur cilik berusia sembilan tahun asal Dusun Kenteng, Kapanewon Ponjong, berhasil mengukir prestasi gemilang. Siswi kelas 3 SD Negeri Kenteng 1 ini resmi melenggang ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur di Banten setelah berhasil menyabet medali emas dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) DIY.
Keisya yang didampingi ibundanya, Wahyuni, serta sang pelatih, Isrori Teguh, diterima langsung oleh Bupati Gunungkidul di kantornya, Senin (7/9/2026). Bakat pecatur cilik ini telah diasah sejak kelas 1 SD melalui kegiatan ekstrakurikuler sekolah atas kemauan mandirinya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, memberikan apresiasi tinggi atas capaian Keisya dan memohon doa restu dari seluruh masyarakat Gunungkidul agar Keisya sukses mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Sebagai langkah pendampingan berkelanjutan, sejumlah dukungan dipersiapkan untuk mengawal kiprah Keisya:
- Pemetaan Prestasi: Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) bersama KONI Kabupaten Gunungkidul mulai memetakan potensi atlet muda berbakat.
- Roadmap Pendampingan: Pengkab Percasi Gunungkidul melalui Ketuanya, Kurniawan Fahmi, menyiapkan roadmap khusus mencakup pendampingan psikologis dan teknis demi menjaga mental bertanding Keisya di Kejurnas.
Kisah sukses Keisya menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukan penghalang untuk berprestasi, sekaligus menegaskan sinergi positif antara ketekunan atlet, kejelian pelatih, dan dukungan pemerintah daerah.











