KIDUL.ID – GUNUNGKIDUL — Sektor pariwisata Kabupaten Gunungkidul mencatatkan kinerja impresif sepanjang tahun 2026. Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul melaporkan bahwa realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata berhasil melampaui target tahunan jauh sebelum akhir tahun.
Berdasarkan data resmi realisasi periode 1 Januari hingga 18 Agustus 2026, PAD dari sektor retribusi pariwisata telah mencapai Rp47.204.078.630,- atau setara dengan 130,89% dari target tahunan yang ditetapkan sebesar Rp36.064.663.400,-.
Capaian pendapatan yang signifikan ini berbanding lurus dengan tingginya animo kunjungan wisatawan. Hingga pertengahan Agustus 2026, jumlah wisatawan yang berkunjung ke berbagai destinasi di Gunungkidul menembus angka 3.841.360 orang. Angka tersebut melampaui target kunjungan tahun 2026 yang dipatok sebanyak 3.239.205 orang, dengan persentase capaian menyentuh 118,59%.
Daya tarik bentang alam Gunungkidul yang beragam—mulai dari deretan pantai eksotis, wisata goa, air terjun, hingga kawasan pegunungan—tetap menjadi magnet utama yang menarik jutaan pelancong dari berbagai daerah.
Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Disparekrafpora menegaskan komitmennya untuk terus menjaga prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan penerimaan daerah, sekaligus mendorong peningkatan fasilitas dan pelayanan demi kenyamanan para wisatawan.











