KIDUL.ID – GUNUNGKIDUL — Pemerintah Kalurahan Tepus menerima kunjungan kerja studi banding dari jajaran Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Kunjungan yang bertujuan untuk menggali pengalaman dan tata kelola pengembangan desa wisata berbasis masyarakat tersebut disambut hangat di Balai Kalurahan Tepus melalui sajian welcome drink khas daerah serta pertunjukan Tari Gambyong.
Lurah Tepus, Hendro Pratopo, S.IP., menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya atas kepercayaan Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat yang memilih Desa Wisata Tepus sebagai destinasi acuan studi.
“Kami merasa bangga sekaligus mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Raja Ampat yang telah berkenan berkunjung ke Desa Wisata Tepus. Semoga kunjungan ini menjadi ajang untuk saling belajar, bertukar pengalaman, serta mempererat kerja sama dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat,” ujar Hendro Pratopo.
Agenda dilanjutkan dengan forum sarasehan bersama pengurus dan pengelola Desa Wisata Tepus. Diskusi tersebut mengupas tuntas rekam jejak pembangunan desa wisata, strategi pemberdayaan warga lokal, manajemen UMKM pendukung, hingga upaya pelestarian seni budaya sebagai tumpuan daya tarik wisatawan.
Kunjungi Sentra UMKM hingga Wisata Jelajah Pantai
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan peninjauan lapangan ke beberapa titik potensi unggulan Kalurahan Tepus. Rombongan diajak melihat secara langsung proses produksi di sentra UMKM Rumput Laut Ulvasari, mengunjungi galeri Kerajinan Perak Surya Silver, serta menyambangi Sanggar Seni Gagat Rino.
Kunjungan studi lapangan ditutup dengan pengalaman menyusuri eksotisme kawasan pantai selatan Gunungkidul menggunakan armada Jeep Wisata sebelum diakhiri dengan agenda makan siang bersama.
Melalui ajang studi dan berbagi pengalaman ini, hubungan antardaerah antara Kabupaten Raja Ampat dan Kalurahan Tepus diharapkan semakin erat, sekaligus memacu pertukaran praktik baik dalam mewujudkan ekosistem desa wisata yang berkelanjutan di Indonesia.









