Widget Iklan Affiliate (6 Produk)
Warta Desa

Mahasiswa Hiroshima University dan BEM FEB UGM Kunjungi Desa Prima Gumregah Kalurahan Putat

nuun.std
×

Mahasiswa Hiroshima University dan BEM FEB UGM Kunjungi Desa Prima Gumregah Kalurahan Putat

Sebarkan artikel ini
Mahasiswa Hiroshima University dan BEM FEB UGM Kunjungi Desa Prima Gumregah Kalurahan Putat
Dokumentasi Pemkal Putat

GUNUNGKIDUL, KIDUL.ID — Kalurahan Putat menerima kunjungan mahasiswa Hiroshima University, Jepang, bersama Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (BEM FEB UGM), Rabu (09/09/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melaksanakan observasi dan diskusi mengenai berbagai potensi yang dimiliki Kalurahan Putat.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah Desa Prima Gumregah. Potensi pengolahan produk lokal yang dikembangkan Desa Prima Gumregah menarik antusiasme para mahasiswa, khususnya melalui produk bolu kelapa.

Widget Iklan Affiliate (4 Produk)

Kunjungan tersebut diikuti 21 orang dari Hiroshima University, termasuk dosen pendamping, 10 orang dari BEM FEB UGM, serta tiga orang penerjemah bahasa.

Acara diawali dengan sambutan dari Rusbandi selaku Lurah Putat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan penyampaian maksud serta tujuan kunjungan oleh dosen pendamping dari Hiroshima University yang diterjemahkan kepada peserta.

Dalam kesempatan tersebut, pihak Hiroshima University menyampaikan antusiasmenya untuk belajar mengenai pengembangan potensi lokal yang ada di Kalurahan Putat.

“Kami sangat senang dapat belajar bersama dengan bolu kelapa di sini yang dapat dipelajari mahasiswa dan mahasiswi,” ungkap dosen pendamping Hiroshima University.

Diskusi kemudian dilanjutkan bersama Siti Sundari, salah satu produsen bolu kelapa Desa Prima Gumregah. Ia menjelaskan proses produksi secara menyeluruh, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga tahap pengemasan dan pengiriman produk.

Antusiasme mahasiswa Hiroshima University semakin terlihat ketika membahas potensi desa, terutama proses pengolahan bolu kelapa kering yang menjadi sesuatu yang baru bagi mereka.

Penjelasan Siti Sundari memunculkan berbagai pertanyaan dari para mahasiswa. Salah satunya mengenai bagaimana Desa Prima Gumregah memperoleh supply atau pasokan kelapa jika melihat kondisi lingkungan sekitar yang tidak banyak terdapat pepohonan maupun perkebunan kelapa.

Para mahasiswa juga tertarik mengetahui cerita awal terbentuknya Desa Prima Gumregah. Berbagai pertanyaan tersebut menunjukkan besarnya rasa ingin tahu mereka terhadap proses pengembangan produk dan bisnis berbasis potensi lokal di Kalurahan Putat.

Pengenalan alat-alat yang digunakan dalam proses produksi turut menunjukkan adanya modernisasi dalam pengolahan bolu kelapa. Penggunaan peralatan tersebut membantu proses produksi berjalan lebih cepat dan efisien.

Siti Sundari menjelaskan bahwa kapasitas produksi bolu kelapa dapat mencapai sekitar 10.000 hingga 12.000 buah per hari dengan dua shift yang dilaksanakan setiap hari.

“Produksi yang dihasilkan dari pembuatan bolu kelapa satu hari dapat berkisar 10.000-12.000 pcs dengan dua shift yang dilaksanakan setiap hari. Sistem yang dilaksanakan untuk produksi dua hari, produksi sehari libur untuk ibu-ibu Desa Prima,” jelas Siti Sundari.

Penjelasan tersebut mendapat respons positif dari mahasiswa Hiroshima University. Mereka turut mencicipi bolu kelapa yang diproduksi Desa Prima Gumregah dan memberikan acungan jempol kepada para ibu-ibu Desa Prima sebagai bentuk apresiasi terhadap cita rasa unik yang baru mereka coba.

Kegiatan kemudian diakhiri dengan foto bersama antara anggota Desa Prima Gumregah, mahasiswa Hiroshima University, dan BEM FEB UGM.

Ucapan “terima kasih” disampaikan oleh para mahasiswa Hiroshima University dengan senyum lebar kepada seluruh ibu-ibu Desa Prima Gumregah.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu momentum untuk memperkenalkan potensi lokal Kalurahan Putat kepada masyarakat dan akademisi dari luar negeri. Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa masih terdapat berbagai potensi Desa Putat yang dapat terus dikembangkan melalui inovasi, kolaborasi, dan penguatan usaha masyarakat.


Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected].

Text Ads Widget