GUNUNGKIDUL, KIDUL.ID — Warga Padukuhan Kudu menggelar kegiatan Bank Sampah atau Gerakan Bersih Lingkungan di halaman Balai Padukuhan Kudu pada Jumat (25/9/2026).
Kegiatan tersebut diisi dengan pengumpulan dan pemilahan sampah anorganik melalui program Bank Sampah. Sejak pagi, warga secara bergantian datang membawa sampah dari rumah masing-masing yang sebelumnya telah dikumpulkan dalam karung.
Mayoritas peserta merupakan ibu-ibu warga Padukuhan Kudu. Sejumlah bapak-bapak dan pengurus padukuhan juga turut hadir untuk membantu pelaksanaan kegiatan.
Sampah yang dibawa warga kemudian dikumpulkan di halaman balai padukuhan untuk dipilah berdasarkan jenisnya. Beberapa jenis sampah yang dikumpulkan antara lain plastik, kardus, dan kaca.
Setelah proses pemilahan, sampah ditimbang dan didata oleh pengurus. Sampah anorganik yang masih memiliki nilai ekonomi selanjutnya dapat disalurkan melalui mekanisme Bank Sampah.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah.
Melalui sistem Bank Sampah, sampah anorganik yang terkumpul juga dapat memiliki nilai jual sehingga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung guyub dan penuh kebersamaan. Warga bergotong royong mengumpulkan, memilah, menimbang, hingga mendata sampah yang dibawa dari rumah masing-masing.
Selain mendukung lingkungan yang lebih bersih dan sehat, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kepedulian warga terhadap pengelolaan sampah sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong di Padukuhan Kudu.
Melalui kegiatan Bank Sampah yang dilakukan secara rutin dan partisipatif, warga diharapkan semakin terbiasa mengelola sampah dari sumbernya sehingga lingkungan Padukuhan Kudu tetap bersih, sehat, dan nyaman.









