Widget Iklan Affiliate (6 Produk)
Artikel PilihanOtomotif

Pemkab Gunungkidul Gelar Nobar Dukung Veda Ega Pratama Tembus 8 Besar Moto3

nuun.std
×

Pemkab Gunungkidul Gelar Nobar Dukung Veda Ega Pratama Tembus 8 Besar Moto3

Sebarkan artikel ini
Pemkab Gunungkidul Gelar Nobar Dukung Veda Ega Pratama Tembus 8 Besar Moto3
Dokumentasi Pemkab Gunungkidul

KIDUL.ID – GUNUNGKIDUL — Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menunjukkan dukungan penuh bagi putra daerah yang tengah berlaga di kancah internasional, Veda Ega Pratama. Dukungan tersebut diwujudkan dengan menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) Grand Prix Moto3 yang berlangsung meriah di Bangsal Sewokoprojo, Kapanewon Wonosari, pada Minggu (12/7/2026).

Acara nobar ini menjadi wadah bagi masyarakat dan jajaran pemerintah daerah untuk memberikan doa serta dukungan moral secara kolektif bagi pembalap muda andalan Indonesia tersebut. Selain sebagai bentuk apresiasi, agenda ini diharapkan mampu melecut motivasi para atlet muda lainnya di Bumi Handayani untuk berani bermimpi ke tingkat dunia.

Widget Iklan Affiliate (4 Produk)

Drama Lap Terakhir di Sirkuit Sachsenring

Jalannya balapan kelas Moto3 di GP Jerman yang berlangsung di Sirkuit Sachsenring tersebut menyajikan drama tingkat tinggi hingga garis finis. Pembalap Brian Uriarte berhasil keluar sebagai pemenang setelah melakukan manuver krusial dengan menyalip Maximo Quiles tepat di lap terakhir.

Uriarte menyelesaikan balapan sepanjang 23 lap tersebut dengan keunggulan yang sangat tipis, yakni hanya terpaut +0,063 detik dari Quiles yang harus puas menempati podium kedua. Persaingan sengit juga terjadi dalam perebutan podium ketiga, di mana Matteo Bertelle berhasil mengamankan tempat terakhir di podium setelah unggul tipis 0,007 detik dari Morelli.

Performa Tangguh Veda Pratama di P8

Di tengah kepungan pembalap dunia, Veda Ega Pratama menunjukkan performa yang sangat solid dan tangguh. Memulai balapan dengan dinamika persaingan yang ketat, pembalap muda harapan Indonesia ini sempat melorot ke posisi 13 sebelum akhirnya merangkak naik dan menyentuh garis finis di urutan kedelapan (P8) dengan selisih waktu +15,657 detik dari sang juara.

Perjuangan Veda untuk mengamankan posisi delapan besar ini dilalui dengan tidak mudah. Ia harus terlibat duel sengit dengan sederet pembalap tangguh seperti Ryusei Yamanaka, O’Shea, Carpe, hingga penunggang motor lainnya, Danish.

Sayangnya, aksi saling salip yang melibatkan Veda di barisan tengah tidak banyak tertangkap oleh kamera siaran internasional karena fokus utama sutradara sepenuhnya tertuju pada duel perebutan gelar juara antara Uriarte dan Quiles di barisan depan.

Meski demikian, finis di posisi kedelapan menjadi bukti sahih daya saing Veda yang terus meningkat di kompetisi Moto3 musim ini, sekaligus membawanya pulang dengan tambahan poin penting. Tahun ini sendiri menjadi tantangan baru yang berat bagi Veda karena ia harus cepat beradaptasi dengan spesifikasi motor baru serta peta persaingan rival-rival baru di tingkat internasional.

Dengan prestasi konsisten yang ditunjukkan oleh Veda Ega Pratama, diharapkan langit olahraga Gunungkidul semakin terbuka lebar dan mampu memberikan inspirasi masif bagi generasi muda lokal untuk terus mengukir prestasi di level dunia.


Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected].

Text Ads Widget