GUNUNGKIDUL, KIDUL.ID — Kalurahan Tepus turut berpartisipasi dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul yang dilaksanakan pada Rabu, 14 Oktober 2026, bertempat di Alun-alun Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dengan mengusung nuansa budaya Jawa melalui penggunaan pakaian kejawen oleh para peserta upacara. Sebanyak 14 orang yang terdiri dari Lurah, Pamong Kalurahan Tepus, dan Bamuskal mengikuti upacara sebagai peserta yang tergabung dalam kontingen Kapanewon Tepus.
Upacara peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul dipimpin oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, selaku pembina upacara. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan penuh khidmat, dengan pakaian kejawen yang mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya, tradisi, serta identitas masyarakat Yogyakarta.
Peringatan hari jadi ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang sejarah berdirinya Kabupaten Gunungkidul, menghargai perjuangan para pendahulu, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan daerah. Bagi jajaran Pamong Kalurahan Tepus, keikutsertaan dalam upacara ini menjadi bagian dari komitmen untuk menjaga nilai-nilai budaya lokal sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap Kabupaten Gunungkidul.
Semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, dan pembangunan di tingkat kalurahan. Melalui peringatan Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul, diharapkan seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat persatuan, melestarikan budaya, dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan Gunungkidul yang semakin maju, sejahtera, dan berbudaya.
Selamat Hari Jadi ke-196 Kabupaten Gunungkidul. Semoga Gunungkidul senantiasa tumbuh menjadi daerah yang semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, serta tetap teguh menjaga nilai-nilai luhur budaya dan tradisi.









