KIDUL.ID – GUNUNGKIDUL — Kabar membahagiakan datang bagi keluarga Ibu Sutirah, warga Dusun Candi, Kalurahan Giring, Kapanewon Paliyan. Dalam waktu dekat, keluarga kurang mampu tersebut akan segera menempati hunian yang jauh lebih layak dan aman, setelah Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gunungkidul memulai program pembangunan rumah layak huni untuk mereka.
Ibu Sutirah dikenal sebagai sosok ibu tangguh yang sehari-hari bekerja serabutan demi menyambung hidup. Perjuangannya kian luar biasa karena ia memikul tanggung jawab merawat anak-anaknya sendirian, di mana dua di antaranya, Danang dan Catur, merupakan “anak istimewa” (disabilitas) yang tidak bisa mandiri. Kondisi ini menuntut Ibu Sutirah untuk selalu setia mendampingi dan melayani seluruh kebutuhan buah hatinya setiap saat.
Pembangunan rumah representatif ini berhasil direalisasikan berkat optimalisasi penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Gunungkidul yang dikelola oleh Baznas.
Dukungan Moral dan Dorongan Optimalisasi Zakat
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, meninjau langsung ke lokasi pembangunan pada Senin (20/7/2026). Di sana, Bupati menyerahkan bantuan secara simbolis sekaligus memberikan penguatan moral kepada Ibu Sutirah dan keluarga.
Dalam kunjungannya, Bupati Endah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para muzaki (pembayar zakat) yang telah menyisihkan sebagian rezekinya. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat yang mampu untuk menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi seperti Baznas agar jangkauan bantuan sosial bagi warga miskin ekstrem dan rentan dapat semakin meluas.
“Semoga Ibu Sutirah senantiasa diberkahi kekuatan lahir dan batin dalam merawat putra-putrinya, serta diberikan jalan rezeki yang agung oleh Allah SWT,” tutur Bupati Endah saat memberikan penghiburan dan motivasi langsung kepada Ibu Sutirah.
Melalui program bedah rumah ini, diharapkan hunian baru tersebut dapat memberikan kenyamanan, sanitasi yang lebih baik, serta rasa aman bagi Ibu Sutirah beserta kedua anaknya dalam menjalani kehidupan sehari-hari.











