Widget Iklan Affiliate (6 Produk)
Artikel PilihanSosial BudayaWarta Kidul

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Raih Apresiasi Swara Cantika 2026 Bidang Pelestarian Budaya

nuun.std
×

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Raih Apresiasi Swara Cantika 2026 Bidang Pelestarian Budaya

Sebarkan artikel ini
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Raih Apresiasi Swara Cantika 2026 Bidang Pelestarian Budaya

GUNUNGKIDUL, KIDUL.ID — Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih meraih penghargaan dalam ajang Apresiasi Swara Cantika (ASCA) 2026 untuk kategori Pelopor dan Penggerak Ruang Publik bidang Pelestarian Budaya dan Tradisi.

Penghargaan tersebut diberikan dalam malam Apresiasi Swara Cantika 2026 yang berlangsung di Samisara Grand Ballroom, Sopo Del Office Tower, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026). Endah tercatat sebagai salah satu penerima penghargaan pada kategori Pelopor dan Penggerak Ruang Publik bersama sejumlah perempuan dari berbagai daerah dan bidang.

Widget Iklan Affiliate (4 Produk)

Apresiasi tersebut berkaitan dengan kiprah Endah dalam menempatkan kebudayaan sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah. Upaya tersebut antara lain diwujudkan melalui pembukaan ruang bagi seniman lokal serta penguatan regenerasi seni tradisi sejak usia dini.

Pelestarian budaya di Gunungkidul juga dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan tradisi dan budaya lokal di tengah perubahan zaman.

Menanggapi penghargaan tersebut, Endah menyampaikan apresiasi kepada pihak Tempo yang telah memberikan ruang bagi perempuan penggerak di Indonesia untuk menunjukkan karya dan kontribusinya.

“Kesetaraan perempuan di masa ini sudah bisa kita rasakan. Terbukti saat ini telah banyak perempuan yang menduduki posisi kepemimpinan, mulai dari Presiden dan Wakil Presiden, Ketua DPR RI, DPRD provinsi maupun kabupaten/kota, Gubernur, Bupati, Wali Kota, hingga Kapolres, Kepala Pengadilan Negeri, dan Kepala Kejaksaan Negeri,” kata Endah.

Menurut Endah, semakin banyaknya perempuan yang berada di berbagai posisi kepemimpinan menunjukkan terbukanya ruang bagi perempuan Indonesia untuk berkiprah dan turut memberikan kontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara.

Endah juga menegaskan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang setara di hadapan hukum sebagaimana dijamin dalam konstitusi.

Dalam kesempatan tersebut, Endah berpesan kepada perempuan di Kabupaten Gunungkidul agar terus meningkatkan kemandirian dan berani memiliki cita-cita.

“Mari kita menjadi perempuan yang mandiri, punya cita-cita, dan bisa diandalkan.”

Endah berharap Apresiasi Swara Cantika dapat terus menjadi ruang bagi perempuan Indonesia untuk maju, berkarya, berkompetisi secara sehat, serta memberikan kontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Megawati Soroti Kesetaraan di Hadapan Hukum

Malam Apresiasi Swara Cantika 2026 turut dihadiri Presiden ke-5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri, yang juga menerima penghargaan khusus Lifetime Achievement. ASCA 2026 mengusung tema “Perempuan Penggerak Perubahan untuk Indonesia”.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati menekankan pentingnya pemahaman terhadap konstitusi, khususnya mengenai prinsip kesetaraan warga negara di hadapan hukum.

Megawati merujuk pada Pasal 27 Ayat (1) dan Pasal 28D Ayat (1) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang memuat prinsip kesamaan kedudukan warga negara di dalam hukum dan pemerintahan serta perlakuan yang sama di hadapan hukum.

Ia juga mendorong perempuan Indonesia untuk peka terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat akar rumput serta berani mengambil peran dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Apresiasi untuk Perempuan Penggerak

Apresiasi Swara Cantika 2026 merupakan gelaran perdana yang diselenggarakan Cantika, bagian dari Tempo Media Group. Acara tersebut digelar bertepatan dengan delapan tahun perjalanan Cantika.com.

Ajang tersebut memberikan penghargaan kepada perempuan yang berkiprah di berbagai bidang, termasuk pemerintahan, bisnis dan kewirausahaan, pemberdayaan masyarakat, lingkungan, teknologi, serta seni dan kreativitas.

Dalam kategori Pelopor dan Penggerak Ruang Publik, Endah menjadi salah satu dari sejumlah penerima apresiasi. Penerima lainnya antara lain Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, Ketua TP PKK Tanah Laut Dian Rahmat, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda.

Pihak penyelenggara menyebut proses kurasi ASCA 2026 mempertimbangkan sejumlah sumber dan indikator, termasuk data BPS, laporan kinerja, persepsi publik, serta wawancara mendalam terhadap para kandidat.

Penghargaan yang diterima Endah menjadi catatan atas kiprahnya dalam bidang pelestarian budaya dan tradisi. Bagi Gunungkidul, apresiasi tersebut juga dapat menjadi momentum untuk terus memperkuat ruang bagi seniman, komunitas budaya, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kebudayaan lokal.


Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected].

Text Ads Widget