Widget Iklan Affiliate (6 Produk)
Ragam

Pengertian Adjustment: Arti, Fungsi, dan Contohnya di Berbagai Bidang

nuun.std
×

Pengertian Adjustment: Arti, Fungsi, dan Contohnya di Berbagai Bidang

Sebarkan artikel ini
Pengertian Adjustment Adalah Arti, Fungsi, dan Contohnya di Berbagai Bidang

Adjustment adalah istilah dalam bahasa Inggris yang secara umum berarti penyesuaian, penyetelan, atau perubahan untuk menyesuaikan sesuatu dengan kondisi tertentu.

Dalam penggunaan sehari-hari, adjustment dapat merujuk pada tindakan mengubah atau memperbaiki sesuatu agar lebih sesuai. Namun, maknanya dapat menjadi lebih spesifik ketika digunakan dalam bidang tertentu, seperti akuntansi, psikologi, otomotif, teknik, maupun bisnis.

Widget Iklan Affiliate (4 Produk)

Karena itu, arti adjustment tidak selalu sama dalam setiap konteks. Berikut pengertian, fungsi, dan contoh penggunaan istilah adjustment di berbagai bidang.

1. Adjustment dalam Akuntansi dan Keuangan

Dalam akuntansi, adjustment umumnya berkaitan dengan penyesuaian pencatatan akuntansi agar saldo akun mencerminkan kondisi yang sebenarnya pada akhir periode.

Salah satu bentuknya adalah adjusting entries atau jurnal penyesuaian. Jurnal ini digunakan untuk menyesuaikan akun-akun tertentu sebelum laporan keuangan disusun.

Tujuannya adalah agar pendapatan, beban, aset, dan kewajiban dicatat pada periode yang tepat sehingga laporan keuangan dapat menggambarkan kondisi keuangan secara lebih akurat.

Contohnya antara lain:

  • Penyesuaian biaya dibayar di muka yang sebagian telah menjadi beban.
  • Pencatatan penyusutan aset tetap.
  • Pencatatan pendapatan yang masih harus diterima.
  • Penyesuaian beban yang masih harus dibayar.

Dengan demikian, adjustment dalam akuntansi lebih dekat dengan istilah penyesuaian pencatatan atau jurnal penyesuaian.

2. Adjustment dalam Psikologi

Dalam psikologi, adjustment dapat diterjemahkan sebagai penyesuaian diri. Istilah ini berkaitan dengan proses seseorang dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan kondisi, lingkungan, tuntutan sosial, maupun situasi kehidupan tertentu.

Penyesuaian diri dapat terjadi ketika seseorang menghadapi lingkungan atau keadaan baru. Proses tersebut dapat melibatkan perubahan perilaku, cara berinteraksi, kebiasaan, maupun cara menghadapi situasi.

Sebagai contoh, seseorang yang pindah kota untuk bekerja perlu melakukan penyesuaian terhadap lingkungan sosial, budaya, tempat kerja, dan kehidupan sehari-hari yang baru.

Contoh lainnya adalah mahasiswa baru yang perlu beradaptasi dengan lingkungan kampus, teman, sistem pembelajaran, dan berbagai tuntutan akademik.

Dalam konteks ini, adjustment tidak sekadar berarti perubahan, tetapi proses menyesuaikan diri dengan kondisi yang dihadapi.

3. Adjustment dalam Otomotif dan Teknik

Dalam bidang otomotif dan teknik, adjustment biasanya berarti penyetelan atau pengaturan suatu komponen agar bekerja sesuai spesifikasi yang diperlukan.

Penyetelan dapat dilakukan ketika komponen mengalami perubahan posisi, keausan, atau ketika diperlukan pengaturan ulang untuk mendapatkan kinerja yang sesuai.

Beberapa contohnya antara lain:

  • Headlamp adjustment, yaitu penyetelan arah sorot lampu utama kendaraan.
  • Penyetelan rantai sepeda motor agar memiliki ketegangan yang sesuai.
  • Penyetelan posisi atau ketinggian komponen tertentu.
  • Wheel alignment, yaitu pengaturan geometri roda agar sesuai dengan spesifikasi kendaraan.

Dalam bidang ini, adjustment lebih tepat dipahami sebagai penyetelan atau pengaturan, bukan sekadar koreksi.

4. Adjustment dalam Bisnis

Dalam dunia bisnis, adjustment dapat digunakan untuk menggambarkan penyesuaian terhadap harga, transaksi, saldo, pembayaran, atau ketentuan layanan.

Penyesuaian biasanya dilakukan karena terdapat perubahan kondisi atau diperlukan koreksi terhadap transaksi sebelumnya.

Misalnya, sebuah perusahaan melakukan price adjustment karena terdapat perubahan harga atau kondisi transaksi. Dalam administrasi pembayaran, adjustment juga dapat digunakan untuk mencatat koreksi terhadap tagihan atau saldo pelanggan.

Contoh lainnya adalah ketika terjadi retur barang. Perusahaan dapat melakukan penyesuaian terhadap jumlah tagihan atau saldo pelanggan sesuai dengan transaksi yang telah dikoreksi.

Karena itu, arti adjustment dalam bisnis sangat bergantung pada jenis transaksi dan kebijakan perusahaan.

5. Adjustment dalam E-commerce

Dalam e-commerce, istilah adjustment dapat muncul dalam konteks transaksi, harga, pengembalian dana, maupun koreksi pembayaran.

Misalnya, sebuah platform atau penjual melakukan penyesuaian terhadap tagihan setelah terjadi pembatalan pesanan atau retur barang.

Istilah price adjustment juga dapat digunakan untuk menyebut penyesuaian harga dalam kondisi tertentu, misalnya ketika terdapat perbedaan harga yang perlu dikoreksi sesuai kebijakan penjual atau platform.

Namun, mekanisme adjustment berbeda-beda pada setiap perusahaan sehingga ketentuan yang berlaku perlu dilihat dari kebijakan masing-masing.

Fungsi Adjustment

Secara umum, adjustment dilakukan untuk membuat suatu kondisi menjadi lebih sesuai dengan keadaan, kebutuhan, atau standar yang ditetapkan.

Beberapa fungsi adjustment antara lain:

  1. Memperbaiki ketidaksesuaian — adjustment dapat digunakan ketika terdapat perbedaan antara kondisi aktual dan pencatatan atau pengaturan sebelumnya.
  2. Menyesuaikan kondisi dengan kebutuhan — misalnya penyetelan komponen kendaraan atau penyesuaian sistem kerja.
  3. Meningkatkan ketepatan — dalam akuntansi, penyesuaian membantu memastikan pencatatan transaksi sesuai periode dan kondisi yang tepat.
  4. Mendukung proses adaptasi — dalam psikologi, adjustment berkaitan dengan kemampuan seseorang menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan.
  5. Menyesuaikan transaksi bisnis — perusahaan dapat melakukan adjustment terhadap harga, tagihan, saldo, atau transaksi tertentu sesuai kondisi yang terjadi.

Contoh Kalimat Menggunakan Kata Adjustment

Agar lebih mudah memahami penggunaannya, berikut beberapa contoh kalimat:

  • The company made an adjustment to the price.
    Artinya: Perusahaan melakukan penyesuaian terhadap harga.
  • The accountant needs to make an adjustment before preparing the financial statements.
    Artinya: Akuntan perlu melakukan penyesuaian sebelum menyusun laporan keuangan.
  • The mechanic made an adjustment to the motorcycle chain.
    Artinya: Mekanik melakukan penyetelan pada rantai sepeda motor.
  • Moving to a new city requires social adjustment.
    Artinya: Pindah ke kota baru membutuhkan penyesuaian sosial.

Jadi, Adjustment Adalah Apa?

Secara sederhana, adjustment adalah penyesuaian, penyetelan, atau perubahan yang dilakukan agar sesuatu menjadi lebih sesuai dengan kondisi, kebutuhan, atau standar tertentu.

Maknanya dapat berubah sesuai bidang penggunaannya. Dalam akuntansi, adjustment berkaitan dengan penyesuaian pencatatan dan jurnal penyesuaian. Dalam psikologi, adjustment berarti penyesuaian diri. Sementara dalam otomotif dan teknik, adjustment lebih sering berarti penyetelan atau pengaturan komponen.

Dalam bisnis dan e-commerce, adjustment dapat merujuk pada penyesuaian harga, saldo, tagihan, atau transaksi.

Jadi, ketika menemukan istilah adjustment, konteks kalimat menjadi penting untuk menentukan apakah maknanya adalah penyesuaian, penyetelan, koreksi, atau adaptasi.


Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected].

Text Ads Widget