GUNUNGKIDUL, KIDUL.ID — Pemerintah Kalurahan Bohol kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) Tahun Anggaran 2026, Selasa (8/9/2026). Program bantuan stimulan ini ditujukan untuk memperbaiki hunian warga prasejahtera agar lebih aman, sehat, dan layak huni.
Pada tahun 2026, sebanyak empat warga Kalurahan Bohol menerima bantuan stimulan bahan bangunan dengan besaran nilai Rp10.000.000 per unit.
Adapun daftar penerima manfaat program RTLH Kalurahan Bohol meliputi:
- Saerah (Mbah Saerah): Padukuhan Bohol
- Sukiyat: Padukuhan Bohol
- Margono: Padukuhan Bohol
- Sarko: Padukuhan Songgoringgi
Pelaksanaan program ini turut diwarnai aksi gotong royong warga, Pamong Kalurahan, Bamuskal, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas dalam merehabilitasi rumah Mbah Saerah (86). Lansia sebatang kara yang hidup tanpa suami dan anak tersebut mendapat pendampingan serta bantuan pengerjaan fisik secara swadaya dari warga Padukuhan Bohol dan Gamping.
Pemerintah Kalurahan Bohol berharap stimulan material dan sinergi gotong royong ini tidak hanya memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga memupuk kepedulian sosial serta menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi para penerima manfaat.









