GUNUNGKIDUL, KIDUL.ID — Pemerintah Kalurahan Pacarejo menggelar workshop peningkatan kapasitas Kader Sehat Jiwa guna memperkuat kesehatan mental masyarakat serta memitigasi risiko bunuh diri di Aula Kalurahan Pacarejo, Kapanewon Semanu, Jumat (4/9/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber ahli dari Fakultas Psikologi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Pertemuan strategis ini dihadiri oleh jajaran Pamong Kalurahan, pengurus dan anggota PKK Kalurahan, serta Kader Kesehatan dari seluruh padukuhan se-Kalurahan Pacarejo. Sinergi lintas elemen ini disiapkan sebagai garda terdepan penanganan isu kesehatan jiwa warga.
Lurah Pacarejo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi edukatif tersebut dan siap mengawal implementasinya di lapangan. “Pemerintah Kalurahan Pacarejo sangat terbantu dengan pembekalan ini dan siap menerima serta mengawal seluruh tindak lanjut program di lapangan demi keselamatan warga kami,” tegasnya.
Dosen Fakultas Psikologi UNY, Kumala Widya Rochmani, S.Psi., M.Psi., memaparkan materi mengenai pentingnya peran komunitas dalam membaca sinyal krisis psikologis. Menurutnya, kepedulian lingkungan terdekat merupakan benteng terkuat pencegahan tindakan bunuh diri melalui kepekaan mendengarkan tanpa menghakimi serta mengenali perubahan perilaku drastis pada warga.
Guna menciptakan jaring pengaman sosial yang kokoh, workshop ini membekali peserta dengan pembagian peran terintegrasi:
- Pamong Kalurahan: Bertanggung jawab atas kebijakan lokal, dukungan fasilitas, dan koordinasi birokrasi cepat tanggap.
- PKK Kalurahan: Menjadi motor edukasi kesehatan mental di ruang domestik dan unit keluarga terkecil.
- Kader Kesehatan: Melakukan penyisiran, pendekatan empati yang humanis, serta pendampingan langsung bagi warga rentan.
Selain teknik komunikasi terapeutik, peserta juga dibekali pemahaman alur rujukan layanan kesehatan jiwa formal. Apabila ditemukan warga dengan indikasi depresi berat atau kecenderungan menyakiti diri sendiri, kader dan pamong dapat mengoordinasikannya ke Puskesmas maupun psikolog klinis untuk penanganan medis yang cepat.
Melalui kolaborasi bersama UNY ini, Pemkal Pacarejo berkomitmen menghapus stigma negatif seputar kesehatan jiwa demi mewujudkan lingkungan desa yang inklusif, suportif, dan saling menjaga.









