Widget Iklan Affiliate (6 Produk)
Ekonomi BisnisWarta Kidul

Misteri Papan Nama Koperasi Desa Merah Putih di Gedangsari, Aparat Minta Kalurahan Waspada Pemerasan

nuun.std
×

Misteri Papan Nama Koperasi Desa Merah Putih di Gedangsari, Aparat Minta Kalurahan Waspada Pemerasan

Sebarkan artikel ini
Misteri Papan Nama Koperasi Desa Merah Putih di Gedangsari Aparat Minta Kalurahan Waspada Pemerasan 1024x638

KIDUL.ID – GUNUNGKIDUL — Munculnya sebuah papan pengumuman bertuliskan “Lokasi Ini Akan Dibangun Koperasi Desa Merah Putih” di Kalurahan Mertelu, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul, memicu perhatian serius dari berbagai pihak. Persoalan ini bahkan menjadi bahasan khusus dalam rapat koordinasi yang digelar di Kalurahan Ngalang, Gedangsari.

Yanti, salah seorang peserta rapat dari Kalurahan Ngalang, mengungkapkan bahwa pembahasan papan nama tersebut disampaikan langsung oleh pihak keamanan sebagai bentuk imbauan kewaspadaan bagi seluruh pemerintah kalurahan.

Widget Iklan Affiliate (4 Produk)

“Tadi rapat dengan Polsek, Koramil, Dinas Pertanian, dan Dinas Koperasi. Disampaikan dari pihak Koramil bahwa di Gedangsari ada salah satu kalurahan yang dipasangi papan nama mengatasnamakan Agrinas,” ujar Yanti kepada awak media.

Dalam pertemuan tersebut, aparat penegak hukum meminta jajaran pemerintah kalurahan untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak asing yang mengatasnamakan proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

“Dari Koramil dan Polsek diingatkan agar tidak mudah tertipu,” tegasnya.

Kendati memicu kewaspadaan tinggi, Yanti menambahkan bahwa dalam rapat koordinasi tersebut belum ada laporan resmi mengenai adanya warga atau pihak kalurahan yang menjadi korban kerugian material. “Untuk korban uang, tadi belum disampaikan dalam rapat,” imbuhnya.

Dugaan Modus Minta Uang Pemasangan Patok

Meski belum ada laporan korban resmi di Gedangsari, kabar burung mengenai pergerakan oknum ini telah menyebar di wilayah lain. Sebelumnya, beredar informasi bahwa ada pihak tertentu yang mendatangi sejumlah kalurahan di Kabupaten Gunungkidul dengan kedok program pembangunan KDMP.

Oknum-oknum tersebut diduga mencoba menarik keuntungan dengan meminta sejumlah uang kepada pihak kalurahan. Modus yang digunakan beragam, mulai dari dalih biaya administrasi pemasangan patok lahan hingga biaya awal untuk pekerjaan penataan lahan (cut and fill).

Hingga saat ini, kejelasan legalitas proyek tersebut masih simpang siur. Upaya konfirmasi terus dilakukan kepada Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, aparat kepolisian, serta PT Agrinas Pangan Nusantara—perusahaan yang namanya ikut tercantum pada papan misterius tersebut—untuk memastikan keabsahan klaim pembangunan maupun dugaan pungutan liar yang beredar.

=== Artikel ini telah tayang di Sorot.co ===


Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected].

Text Ads Widget