Widget Iklan Affiliate (6 Produk)
Regional

Terinspirasi Film ‘Children of Heaven’, AMM Ngaglik Salurkan Bantuan Sepatu untuk Anak Panti Asuhan

nuun.std
×

Terinspirasi Film ‘Children of Heaven’, AMM Ngaglik Salurkan Bantuan Sepatu untuk Anak Panti Asuhan

Sebarkan artikel ini
AMM Ngaglik Salurkan Bantuan Sepatu untuk Anak Panti Asuhan
Gambar: Dokumentasi AMM Ngaglik

KIDUL.ID – SLEMAN — Langkah-langkah kecil itu mungkin tak terdengar nyaring. Namun bagi sebagian anak, sepasang sepatu bisa menjadi awal dari perjalanan panjang menuju mimpi. Suasana hangat tersebut sangat terasa di dua panti asuhan Muhammadiyah, yakni LKSA Ashabul Kahfi di Moyudan dan LKSA Darussubusi di Wates, pada Ahad (5/7/2026) pagi.

Sejumlah anak tampak antusias menyambut kedatangan rombongan Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Ngaglik. Mereka hadir tidak sekadar membawa paket bantuan, tetapi juga membawa pesan sederhana: bahwa anak-anak panti asuhan tersebut tidak berjalan sendirian dalam menjemput masa depan.

Widget Iklan Affiliate (4 Produk)

Gerakan sosial ini bermula dari hal yang tak terduga—sebuah film legendaris berjudul Children of Heaven. Kisah tentang dua saudara kandung yang harus bergantian memakai satu-satunya sepatu untuk bersekolah tersebut sukses menggugah empati para kader muda Muhammadiyah di Ngaglik. Dari layar kaca, cerita itu menjelma menjadi aksi nyata melalui gerakan donasi sepatu yang diberi nama SPPG (Sepatu Penggerak Potensi Generasi).

Selama dua pekan sejak pertengahan Juni, donasi sepatu mulai dikumpulkan dari para donatur. Sepatu-sepatu yang terkumpul mungkin tidak semuanya mewah, tetapi menyimpan harapan besar agar anak-anak panti tetap bersemangat melangkah, bersekolah, dan berani bermimpi.

Targetkan Jadi Agenda Tahunan

Ketua Panitia Kegiatan, Dafa Isandi Ananto, menyadari bahwa apa yang mereka lakukan saat ini belumlah mencakup skala yang besar. Namun, ia percaya bahwa langkah kecil yang konsisten dilakukan bersama-sama bisa membawa dampak yang jauh lebih luas bagi masyarakat.

“Semoga ini bisa menjadi agenda tahunan. Tahun depan jenis bantuannya bisa kita tambahkan yang lain, bisa tas sekolah, seragam, bahkan mungkin laptop. Apa yang kami berikan hari ini mungkin kecil dan sedikit, tetapi semoga bisa memberi suntikan semangat belajar untuk adik-adik,” ujar Dafa.

Bagi anak-anak di panti, sepatu baru bukan sekadar alas kaki biasa. Ia menjadi simbol kepercayaan diri dan kesiapan mental untuk melangkah keluar menjemput cita-cita. Dalam interaksi singkat yang berlangsung hangat tersebut, tawa anak-anak pecah dan mencairkan jarak antara para kader AMM dengan para penerima manfaat.

Ajak Jaga Kaderisasi Persyarikatan

Sementara itu, Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) Ngaglik, Muhammad Zulfi Ifani, menyampaikan pesan yang lebih mendalam dari sekadar penyerahan bantuan materi. Ia mengingatkan bahwa mereka semua berada dalam satu ikatan ideologis yang sama sebagai bagian dari keluarga besar Muhammadiyah.

“Adik-adik, hari ini kami hadir sebagai sesama kader persyarikatan. Teruslah belajar, capailah mimpi-mimpi setinggi mungkin, tetapi ingat untuk selalu aktif ber-Muhammadiyah di setiap fase umur adik-adik sekalian,” kata Zulfi memberikan motivasi.

Aksi kolaboratif ini sukses terlaksana berkat keterlibatan berbagai unsur di dalam AMM Ngaglik, mulai dari PCPM, PCNA (Nasyiatul Aisyiyah), KOKAM, hingga Gerakan Shadaqah Sampah (GSS) Muhammadiyah Ngaglik. Kebersamaan lintas organisasi ini menjadi bukti kekuatan tersendiri bahwa gerakan sosial yang berdampak nyata lahir dari sebuah kolektivitas, bukan individu.

Aksi sederhana seperti donasi sepatu ini menjadi pengingat berharga di tengah ketidakpastian dunia bahwa harapan akan masa depan yang lebih baik selalu ada, dan itu bisa dimulai dari hal-hal kecil di sekitar kita.


Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected].

Text Ads Widget