Widget Iklan Affiliate (6 Produk)
Regional

Tembus 1,07 Juta Siswa, Kepercayaan Publik Terhadap Sekolah Muhammadiyah Terus Meningkat

nuun.std
×

Tembus 1,07 Juta Siswa, Kepercayaan Publik Terhadap Sekolah Muhammadiyah Terus Meningkat

Sebarkan artikel ini
Tembus 1,07 Juta Siswa, Kepercayaan Publik Terhadap Sekolah Muhammadiyah Terus Meningkat
Gambar: Muhammadiyah.or.id

KIDUL.ID – YOGYAKARTA — Kepercayaan masyarakat terhadap eksistensi sekolah dan madrasah Muhammadiyah-‘Aisyiyah terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Peningkatan jumlah peserta didik secara konsisten menjadi indikator kuat posisi pendidikan Muhammadiyah sebagai opsi utama dalam mencetak generasi unggul dan berkarakter.

Hal tersebut dipaparkan oleh Ketua Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Didik Suhardi, dalam agenda live streaming “Ketum PP Muhammadiyah Menyapa” menyambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027 bertajuk “Gembira, Berkarya” pada Selasa (14/7/2026).

Widget Iklan Affiliate (4 Produk)

Dalam laporannya, Didik mengungkapkan bahwa pada Tahun Ajaran 2025/2026, jumlah peserta didik di sekolah dan madrasah Muhammadiyah-‘Aisyiyah melonjak hampir dua persen dibandingkan tahun sebelumnya. Lewat capaian tersebut, total siswa Muhammadiyah di seluruh Indonesia kini telah menembus angka sekitar 1.070.000 anak.

“Dari tahun ke tahun jumlah murid Muhammadiyah mengalami kenaikan. Tahun 2025-2026 kemarin naik hampir 2 persen, sehingga total jumlah murid kita ada 1.070.000. InsyaAllah tahun ini juga kembali meningkat berdasarkan laporan wilayah yang masuk kepada kami,” ujar Didik melalui siaran Muhammadiyah Channel.

Menurut Didik, pertumbuhan ini merupakan buah dari kerja kolektif kepala sekolah, guru, pengelola madrasah, serta seluruh jajaran Persyarikatan yang konsisten melakukan pembinaan serta penguatan amal usaha pendidikan di berbagai daerah.

Tren pertumbuhan ini merata di berbagai wilayah, termasuk daerah yang sebelumnya sempat mengalami penurunan seperti Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Jawa Timur, Depok, Lampung, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Lonjakan signifikan juga terjadi di Jawa Tengah, Kotawaringin Timur, Malang, hingga Jambi.

Mutu Merata: 370 Siswa Lolos OSN dan Program MIPA Unggulan

Selain kuantitas siswa yang melejit, Majelis Dikdasmen PNF PP Muhammadiyah juga mencatat torehan strategis di bidang mutu akademik sepanjang tahun 2026. Sebanyak 370 siswa Muhammadiyah dilaporkan berhasil lolos seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten dan berhak melaju ke fase berikutnya.

Didik menilai prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas pendidikan Muhammadiyah kian merata dan tidak lagi didominasi oleh sekolah-sekolah di Pulau Jawa semata. Guna memperkuat dominasi di bidang sains, Muhammadiyah kini telah mengimplementasikan Program MIPA khusus di 102 sekolah pilihan.

Internasionalisasi dan Target Kuliah Luar Negeri

Menatap masa depan, Muhammadiyah kian gencar melebarkan sayap di panggung internasional. Setelah sukses merintis Training Center Pusat Bahasa sejak tahun 2025, pada tahun 2026 ini Majelis Dikdasmen akan segera menggelar bimbingan teknis Program MIPA Bilingual untuk mendongkrak kemampuan bahasa asing para siswa.

Langkah ini dirancang agar semakin banyak lulusan sekolah dan madrasah Muhammadiyah yang mampu menembus perguruan tinggi top luar negeri, sekaligus menjadi duta dakwah Persyarikatan di tingkat global.

“Kami berupaya agar anak-anak lulusan sekolah dan MA Muhammadiyah bisa mengambil porsi untuk berkuliah di luar negeri, sekaligus sebagai upaya dakwah kita untuk mensyiarkan ajaran pendidikan Muhammadiyah ke seluruh dunia,” tegas Didik.

Memasuki Tahun Ajaran Baru 2026/2027, momentum ini diproyeksikan menjadi bahan bakar baru bagi seluruh insan pendidikan Muhammadiyah untuk terus menghadirkan sekolah yang unggul, berkemajuan, dan mampu menjawab tantangan global.

=== Sumber Muhammadiyah ===


Catatan Redaksi: Pihak yang merasa dirugikan atau keberatan dengan penayangan tulisan dapat mengirimkan sanggahan atau koreksi (sesuai Pasal 1 ayat 11 & 12 UU Pers No. 40/1999) melalui email: [email protected].

Text Ads Widget